"Jumlah ini merupakan indikasi masih banyak penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tertera di KK/KTP lagi," kata dia.
Persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) meningkat dari Tahun 2010. Pada Tahun 2010 proporsi penduduk usia produktif sebesar 64,56 persen dari total populasi dan meningkat menjadi 70,68 persen di Tahun 2020.
Perbedaan yang tajam antara persentase penduduk usia produktif dan nonproduktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas) terlihat lebih tajam di Tahun 2020. Hal ini mencerminkan bahwa Kalbar masih berada dalam masa bonus demografi karena sebesar 70,68 persen penduduknya masih berada di usia produktif.
"Namun di sisi lain, seiring dengan peningkatan angka harapan hidup, persentase penduduk lanjut usia (lansia) atau usia 60 tahun ke atas juga mengalami peningkatan. Persentase penduduk lansia Kalbar meningkat menjadi 7,93 persen di Tahun 2020 dari 5,89 persen pada 2010," kata dia.
Berdasarkan jenis kelamin, dari hasil SP2020 mencatat jumlah penduduk laki-laki di Kalbar sebanyak 2,78 juta jiwa, atau 51,42 persen dari penduduk Kalbar.
"Sementara, jumlah penduduk perempuan di Kalbar sebanyak 2,63 juta jiwa, atau 48,58 persen dari jumlah penduduk," kata dia.