Singapura Surganya Koruptor, KPK Kesulitan Tangkap Buronan Korupsi

Raka Dwi Novianto
KPK saat mengumumkan penangkapan buronan korupsi Samin Tan.

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kesulitan menangkap buronan kasus korupsi yang berada di Singapura. KPK menilai negara itu sebagai suraganya para koruptor.

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan Singapura satu-satunya negara yang tidak menandatangani perjanjian ekstradisi dengan Indonesia tentang korupsi. Kondisi itu membuat KPK kesulitan untuk menangkap buronan yang telah mendapatkan permanent resident di Singapura.

"Surganya koruptor yang paling dekat adalah Singapura. Kalau yang namanya pencarian dan kemudian dia berada di luar negeri apalagi di Singapura, secara hubungan antarnegara memang di Singapura kalau orang yang sudah dapat permanent resident dan lain-lain agak repot, sekalipun dia udah ditetapkan tersangka," ujar Karyoto di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Informasi yang dihimpun, ada beberapa buronan kasus korupsi yang tinggal di Singapura dan hingga saat ini belum ditangkap. Salah satunya Samsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim. Keduanya sempat menjadi tersangka kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebelum akhirnya di-SP3.

Keduanya diduga memegang permanent resident di Singapura. KPK telah berkirim surat, namun Sjamsul dan Istri tidak pernah memenuhi panggilan hingga akhirnya KPK menghentikan penyidikan kasusnya dan akan mencabut status buron keduanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 jam lalu

Usai Geledah DPUPR, KPK Sisir Kantor DLH Klaten Terkait Kasus Bupati Hamenang

9 hari lalu

KPK Geledah 7 Ruangan di Pemkab Klaten, Bawa Sejumlah Berkas dalam Koper

12 hari lalu

Hamenang Jadi Tersangka KPK, Mahanni Yulindha Pratiwi Jabat Plt Bupati Klaten

14 hari lalu

KPK OTT di Klaten, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dan Sejumlah Pejabat Dikabarkan Ikut Dibawa

15 hari lalu

Foto Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Singapura Viral di Tengah Karhutla, Pemprov Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal