Terdakwa Korupsi Pembangunan MTs Maarif di Kapuas Hulu Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Antara
Tiga terdakwa korupsi pembangunan madrasah di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (ANTARA)

KAPUAS HULU, iNews.id - Pengadilan Tipikor Pontianak menyatakan Dedeng Alamsyah bersalah dalam kasus korupsi pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kapuas Hulu. Dia divonis hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

"Dedeng terbukti bersalah membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang dibantu oleh Arif Budiman dan Indra Dharma Putra," kata Kasi Intel Kejari Kapuas Hulu, Adi Rahmanto, Selasa (5/7/2022).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Dedeng Alamsyah dengan vonis 7 tahun penjara.

JPU juga menuntut Dedeng membayar denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan, dan kewajiban membayar kerugian negara Rp2,7 miliar.

Dalam kasus yang sama, Arif Budiman dan Indra Dharma Putra divonis penjara selama 1 tahun 6 bulan. Vonis ini juga lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 2 tahun penjara.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Massa Pro dan Kontra Bupati Pati Nonaktif Sudewo Nyaris Bentrok di Tipikor Semarang

20 hari lalu

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Didakwa Gratifikasi Rp2,8 Miliar dan Atur Proyek

21 hari lalu

Jelang Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT BDS Memanas hingga Nyaris Baku Hantam

1 bulan lalu

SPPG Polri Disisir Kejaksaan, Ini Respons Polda Jateng

1 bulan lalu

Usut Kasus Korupsi MBG, Kejaksaan Sisir SPPG di Jateng Termasuk Milik Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal