Ada Kenaikan Harga, Petani Cabai Rawit Hiyung di Kalsel Raup Untung Rp50.000 Per Kg

Antara
Lahan cabai rawit hiyung siap panen yang dipotret oleh Ketua Kelompok Tani Karya Baru Junaidi di Desa Hiyung, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Sabtu, (25/6/2022). (Foto: Antara).

Saat ini, lanjut dia ketersediaan cabai rawit khas Desa Hiyung di lahan rawa lebak itu dipanen bertahap dan bisa bertahan sampai Desember mendatang.

Cabai unik yang hanya bisa tumbuh maksimal di desa tersebut, kata dia, saat ini sudah memasuki musim panen, luas lahan 148 hektare. "Baru 25 persen lahan yang di panen. Bisa sampai 20 kali panen," ucapnya.

Menurutnya, saat panen pertama untuk satu hektare bisa mendapatkan 35 kg cabai rawit hiyung. Dia menjelaskan, di sentra cabai rawit hiyung terdapat 250 petani yang menanam di lahan seluas 148 hektare itu.

Sedangkan, untuk kebutuhan di rumah produksi cabai rawit hiyung, kata dia, hanya memerlukan satu ton cabai basah untuk dijual kemasan berbagai macam olahan.

"Jadi masih bisa memenuhi kebutuhan cabai basah," katanya.

Sementara terkait kenaikan harga tersebut, kata dia diharapkan petani tetap bertahan sampai habis waktu panen

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

24 hari lalu

Ribuan Ikan Nila dan Bawal Mati Mendadak di Banjar Kalsel, Ada Apa?

25 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

1 bulan lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

1 bulan lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal