Beda Suku Dayak dan Banjar, Penduduk Asli di Pulau Kalimantan

Donald Karouw
Perbedaan Suku Dayak dan Banjar di Kalimantan. (Foto : Unsplash)

Karena itu, banyak suku Dayak yang dikenal dengan kebudayaan maritim atau bahari karena mereka memiliki pekerjaan untuk nelayan di huluan sungai dalam mencari bahan baku makanan.

Menurut sejarah, suku ini pernah mendirikan suatu kerajaan yang akhirnya dikalahkan kerajaan Majapahit. Ketika situasi kerajaan terpecah belah, banyak suku Dayak yang kemudian mengenal agama, seperti Islam sehingga mereka lepas dari adat dan budaya Dayak dan membentuk suatu koloni baru, menjadi suku Melayu dan Banjar. 

Namun masih ada banyak suku Dayak yang mengimani kepercayaan dan adatnya, kemudian kembali menempati wilayah kekuasaannya yakni di pedalaman hutan dan aliran sungai di Kalimantan.

Suku Dayak ini dikenal akan keberanian, ulet, tangguh, berani dan gigih. Mereka bisa survive di alam terbuka di pedalaman hutan Kalimantan, tanpa mengenal teknologi dan mereka memanfaatkan alam sebagai penopang agar bisa bertahan hidup. 

Karena itu, Suku Dayak sangat mencintai alam dan menganggap alam sebagai tuhan yang memberikan mereka sumber kehidupan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG: Kalimantan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

57 tahun lalu

Sumatera dan Kalimantan Masuk Musim Hujan, Bertahap Meluas ke Selatan hingga Timur Indonesia

57 tahun lalu

Perindo Kolaborasi dengan Kementerian Pemuda Olahraga dan Pengembangan Kewirausahaan Sarawak

57 tahun lalu

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama, 4 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Kapal asal Indramayu Terbalik di Perairan Kalimantan, 4 Orang Tewas 1 Hilang 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal