Doni meyakini masyarakat Kalsel bisa menekan angka penularan Covid-19. Kunci keberhasilan di beberapa daerah dalam menekan penularan Covid-19 karena kemauan untuk menerapkan disiplin, menjalankan kolaborasi pentahelix berbasis komunitas, memanfaatkan kearifan lokal, dan petugas medis melakukan testing kepada warga yang diduga terpapar Covid-19.
Dalam kunjungan ke Kalsel, Doni didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menkes juga menyerahkan dua alat tes polymerase chain reaction untuk diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel. Selain itu, Menkes memberikan bantuan plasma konvalesen, ventilator, rapid test, dan alat pelindung diri.
Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk menangani wabah pandemi Covid-19. Dia mengaku jumlah kasus Covid-19 di Kalsel sangat tinggi, sehingga pemerintah provinsi kaget melihat penularan virus corona yang cepat.
“Belum pernah saya dihadapkan kepada situasi seperti sekarang. Kami memang terkaget, tetapi kami tidak putus asa. Bersama-sama para bupati dan wali kota, serta seluruh komponen masyarakat, kami mencoba mengendalikannya,” kata Shabirin
Semua sumber daya, menurut Shabirin, difokuskan untuk mengendalikan Covid-19. Jumlah tempat tidur di rumah sakit yang semula hanya 22 tempat tidur, sekarang sudah ditingkatkan menjadi 600 temoat tidur.