JAKARTA, iNews.id – Helikopterwater bombing jenis Super Puma dengan kode registrasi VH-HGM yang disewa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026).
Insiden tersebut terjadi saat helikopter sedang mengambil air untuk upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan helikopter tersebut, tiga kru yang berada di dalam helikopter tersebut berhasil dievakuasi selamat dari lokasi kejadian.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, membenarkan peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 11.58 WITA tersebut.
"Pada Minggu 8 November 2026, telah terjadi kecelakaan heli WB Super Puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito di Desa Tabatan, Kec. Kuripan, Kabupaten Barito Kuala," ujar Berton saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Berton memastikan helikopter yang mengalami musibah tersebut merupakan armada sewaan resmi BNPB untuk penanganan darurat bencana karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. "Tiga orang kru berhasil dievakuasi dan unit heli sudah dievakuasi ke pinggir sungai," ucapnya.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di masyarakat, helikopter tersebut diduga mengalami kecelakaan saat tengah melakukan proses pengisian ulang air (water intake) dari Sungai Barito untuk pemadaman titik api karhutla.