Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Banjarmasin Tinggi selama Pandemi Covid-19

Antara
Ilustrasi. Foto: iNews/Andi Ebha)

BANJARMASIN, iNews.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mencatat kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih tinggi. Setiap bulannya selalu menerima aduan 5 kasus tersebut selama pademi Covid-19.

"Kalau dirata-rata, ada sekitar 5 kasus setiap bulannya. Bahkan cenderung naik di masa pandemi Covid-19," kata Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin Iwan Fitriadi, Kamis (2/7/2020).

Menurut Iwan, rata-rata kasus itu dilatarbelakangi masalahan ekonomi, orang tua menjadi cepat emosi, hingga berbuat kekerasan kepada anak atau istri.

"Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini kan, ekonomi masyarakat memang banyak yang turun drastis, hingga agak stres memikirkan kelangsungan hidup. Jadi cepat emosi terhadap anak dan istri, terjadilah tindakan kekerasan," katanya.

Dia mengapresiasi masyarakat yang sigap dalam melaporkan adanya kekerasan terhadap anak dan perempuan. Sehingga petugas menangani cepat agar tidak sampai menjadi korban jiwa.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Temui Keluarga Korban, Pemilik KM Virgo Transport 8 Janji Tanggung Jawab Penuh

2 bulan lalu

8 Warga Banjarmasin Korban Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa Masih Hilang

2 bulan lalu

22 Korban Kapal Virgo Transport 8 Dievakuasi ke Banjarmasin, Total 108 Orang Ditemukan

5 bulan lalu

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran Sabu 128 Kg di Banjarmasin, 5 Tersangka Ditangkap

5 bulan lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal