Kasus Suap, Bupati HSU Terima Komisi 15 Persen dari Pemenang Lelang

Antara
Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid dengan tangan terborgol usai ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi suap pengadaan barang dan jasa. (Foto: MPI/Raka Dwi Novianto)

Seperti Fachriadi, Marhaini yang memenangkan proyek Rp1,97 miliar juga telah menyerahkan sebagian fee proyek kepada Maliki.

"Setelah cair uang muka Rp526 juta sekian, saya berikan Rp125 juta," katanya.

Selesai memeriksa kesaksian kedua terdakwa, Ketua Majelis Hakim Jamser Simanjuntak kembali menunda persidangan untuk dilanjutkan pekan depan.

Diketahui dalam perkara yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, selain kedua terdakwa yang merupakan pihak kontraktor, Plt Kepala Dinas PUPRP HSU Maliki dan juga  Bupati HSU non aktif Abdul Wahid telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Rutan KPK di Jakarta untuk proses pemberkasan pemeriksaan yang belum rampung.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Mahrus Ali Ditahan KPK Kasus Suap Pokmas

25 hari lalu

Kasus Suap Bupati Muara Enim, Sekda dan Anggota DPRD Diperiksa KPK di Polda Sumsel

2 bulan lalu

Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar

2 bulan lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

4 bulan lalu

KPK Geledah Rumah Politisi PDIP Ono Surono terkait Kasus Suap Bupati Bekasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal