BANJARMASIN, iNews.id - Kondisi kesehatan Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani dikabarkan menurun drastis. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin yang merawatnya bahkan harus memasangkan ventilator untuk membantu pernapasan Nadjmi.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Suciati mengatakan, saturasi oksigen (kadar oksigen dalam darah) di tubuh Wali Kota Banjarbaru ini menurun signifikan bahkan sempat menyentuh angka 35 persen.
“Ya saturasinya kurang baik. Dipasang ventilator jam 10 tadi pagi seizin putra beliau,” kata Suciati, Minggu (9/8/2020).
Menurut Suciati, kondisi tersebut terjadi cukup mendadak karena sebelumnya saturasi oksigen di tubuh Nadjmi terpantau masih cukup baik di atas 90 persen.
Dengan saturasi oksigen demikian kata Suciati jelas menunjukkan pernapasan seseorang terganggu.