5 Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Nomor 3 Viral Dipakai Presiden Jokowi

Nani Suherni
Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Baju Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari (Foto: Dok Perpustakaan Digital Budaya Indonesia)

2. Bagajah Gamuling Baular Lulut

Pakaian adat Kalimantan Selatan selanjutnya yakni Bagajah Gamuling Baular Lulut. Seperti pengantin Jawa, pengantin tidak tidak mengenakan baju atau telanjang dada. 

Namun, pengantin pria memakai aksesoris kalung samban, ikat pinggang dan penutup kepala. Sementara di bagian bawah, pengantin pria mengenakan celana dengan panjang di bawah betis. Celana itu juga dibalut dengan kain panjang yang motifnya halilipan untuk rok.

Biasanya, warna yang dikenakan dalam pakaian adat ini selalu terang yakni kuning atau keemasan.  

Bagi pengantin perempuan, bajunya akan dipenuhi payet di bagian leher hingga dada. Payet juga terlihat terpasang di bagian bawah baju. Sementera untuk bawahnya, pengantin perempuan menggunakan kain bermotif  halilipan juga. Untuk mahkotanya hampir sama dengan pengantin pria. Bedanya terletak pada konde, mahkota, kembang goyang dan kuncup melati.

3. Baju Adat Tanah Bumbu

Presiden Jokowi menggunakan Pakaian Adat Kalimantan Selatan dari Tanah Bumbu

Pakaian adat Kalimantan Selatan selanjutnya yakni yang sempat viral pada tahun 2021 tepatnya di Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni. Baju adat Tanah Bumbu ini dikenakan Presiden Joko Widodo.

Diketahui jika baju ini merupakan busana masyarakat Pagatan, sebuah kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu yang mayoritas penduduknya suku Bugis. Baju adat ini menggunakan kain tenun Pagatan yang dipakai sebagai sarung dan laung atau penutup kepala. 

Menurut sejarah, sarung tenung Pagatan hanya dipakai oleh bangsawan suku Bugis. Setiap yang melekat pada pakaian adat ini memiliki filososif. 

Rinciannya, sarung bermakna manusia terampil dan pekerja keras. Kemudian Laung sebagai kewibawaan dan keperkasaan. Selanjutnya bagian dalam baju yang disebut teluk bahana merupakab simbol Nusantara yang agamis. 

Bagian luar baju disebut cekak musang tanpa kancing memiliki makna tingginya budi pekerti dan menghargai perbedaan. Celana menjadi simbol kesetiaan ada juga ikat pinggang mewakili simbol kesederhanaan. Sementara kembang emas di dada bagian kiri sebagai simbol pemimpin yang bijaksana.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran di Banjar Kalsel, 5 Rumah Warga Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

57 tahun lalu

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Zero ODOL 2027 di Kalsel

57 tahun lalu

Viral! Balita Meninggal Diduga Terlambat Rujukan, Ini Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal