"Ini merupakan sinergi antara Satgas dan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan jumlah petugas di lapangan dengan target 8.060 tracer direkrut dan akan ditempatkan di 1.612 puskesmas. Mereka akan dilatih dan ditempatkan dalam waktu dua bulan," ujarnya.
Selain itu data manager akan direkrut untuk membantu penyusunan analisis video serta memberikan rekomendasi kebijakan terhadap pengendalian covid-19 di wilayah masing-masing ataupun secara nasional. Data manager akan direkrut masing-masing dua orang dari 51 dinas kesehatan 51 kabupaten/kota prioritas.
"Dengan cara ini, diharapkan daerah-daerah dapat mendeteksi lebih dari 80 persen kontak erat dari kasus konfirmasi dalam waktu 72 jam. Kemudian melakukan pemantauan terhadap kontak erat hingga 14 hari sejak terpapar atau berkontak dengan individu terkonfirmasi covid-19," katanya.