Senjata Sakti Suku Dayak yang Mematikan selain Mandau

Nani Suherni
Peserta lomba manyipet kategori putra (Foto: Dok MMC Kalteng)

JAKARTA, iNews.id -  Suku-suku yang ada di Indonesia punya sejumlah tradisi yang masih bertahan hingga saat ini. Salah satunya tradisi sipet atau sumpit yang kerap digunakan suku Dayak di kawasan Kalimantan.

Awalnya, sipet atau sumpit disebut damek. Senjata ini digunakan untuk berburu hewan liar atau hewan untuk di makan.  Berdasarkan cerita turun-temurun, sipet itu menjadi senjata khas Dayak saat terjadinya pertempuran selain tombak (Lunju) dan Mandau.

Bentuk sumpit boleh bisa dibilang cukup sederhana. Dikutip dari InfoPublik, senjata ini terdiri atas batang atau badan sumpit itu sendiri. Batang sumpit biasanya menggunakan kayu tampang, ulin, tabalien, plepek, dan kayu resak.

Batang ini dibentuk seperti pipa. Panjangnya berkisar 1,5 hingga 2 meter. Kemudian bagian tengah dilubangi sekitar 1 sentimeter.

Saat zaman penjajahan, sumpit ini merupakan senjata andalan suku Dayak untuk melumpuhkan musuh. Senjata ini sangat ditakuti tentara penjajah. Sebab jika terkena anak sumpit, musuh akan merasakan tersiksa sebelum akhirnya tewas.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Pria di Kutai Kartanegara Aniaya Kekasih Pakai Mandau karena Cemburu

57 tahun lalu

Oknum Kades di Sintang Serang Rumah Warga Bawa Mandau

57 tahun lalu

Beredar Video Penangkapan Penambang Timah di Bangka Barat, Emak-Emak Menjerit Histeris

57 tahun lalu

Jokowi Ucap Salam Suku Dayak Adil Ka Talino Bacuramin Ka Saruga Basengat Ka Jubata, Ini Artinya

57 tahun lalu

Pasukan Merah Suku Dayak Tewas Ditembak saat Demo di Seruyan, Panglima Jilah Kecam Aksi Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal