Karhutla Makin Parah, Pemkot Palangka Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat

iNews TV
Petugas gabungan berjibaku memadamkan lahan gambut Palangka Raya yang terbakar lebih dari dua hektare di Kecamatan Jekan Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: iNews TV)

PALANGKA RAYA, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kian mengkhawatirkan seiring masuknya puncak musim kemarau. Menanggapi semakin meluasnya lahan yang hangus, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla.

Status Tanggap Darurat ini dinaikkan dari status siaga sebelumnya dan berlaku mulai Selasa (28/7/2026) hingga 10 Agustus 2026 mendatang. Langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta mempercepat upaya pemadaman di lapangan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, tercatat sudah terjadi 126 kali insiden kebakaran lahan yang tersebar di empat kecamatan. Total luas area yang terbakar saat ini telah mencapai 56,12 hektare.

Salah satu titik kebakaran terparah melanda kawasan Jalan Damang Gustaf, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya. Api yang sudah berkobar selama sepekan terakhir membakar puluhan hektare lahan gambut yang kering.

Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah terus berjibaku memadamkan kobaran api. Pemadaman juga dibantu oleh unit helikopter pengebom air (water bombing).

Meski berbagai penanganan intensif telah dikerahkan, petugas di lapangan menghadapi hambatan besar saat berusaha memadamkan api gambut yang menjalar di bawah permukaan tanah.

"Proses pemadaman masih terkendala minimnya sumber air di sekitar lokasi serta tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api," ujar Ketua Regu Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng, Fauzi, Kamis (30/7/2026).

Pemerintah dan petugas imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan, mengingat cuaca ekstrem yang rawan memicu maraknya kebakaran.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
24 hari lalu

BMKG Deteksi 4.900 Titik Panas, 6 Wilayah RI Terancam Karhutla

26 hari lalu

Prabowo Panggil Menhut hingga Kepala BMKG ke Istana, Antisipasi Karhutla Imbas El Nino

1 hari lalu

Aktivitas Sekolah di Sampit Normal meski Dikepung Kabut Asap, Siswa Wajib Bermasker

1 hari lalu

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

1 hari lalu

Jadwal Penerbangan di Singkawang Lumpuh Imbas Kabut Asap Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal