Terhambatnya arus distribusi pasokan barang memicu lonjakan harga kebutuhan pokok yang sangat drastis. Harga beras kemasan 25 kilogram yang semula berkisar Rp600.000 kini melambung tinggi hingga menembus Rp1 juta per karung. Sementara itu, harga BBM jenis Pertalite di permukiman pedalaman melonjak hingga Rp35.000 per liter.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya mencari solusi jalur distribusi alternatif agar krisis pangan dan energi di wilayah hulu Mahakam tidak semakin meluas.