Diperiksa KPK Terkait Suap Bupati Penajam Paser Utara, Andi Arief Ditanya Soal Ini 

muhammad farhan
Politikus Partai Demokrat Andi Arief diperiksa selama dua jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada, Senin (11/4/2022). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai DemokratAndi Arief diperiksa selama dua jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada, Senin (11/4/2022). Andi Arief dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap Bupati Penajam Paser Utara Nonaktif Abdul Gafur Mas'ud (AGM).

Usai diperiska, Ani Arief mengaku hanya ditanya terkait mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat. Seperti diketahui ada dugaan uang suap AGM dibagikan dalam Musda Partai Demokrat di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya diperiksa dua jam ya, dua jam tentang mekanisme musda. Bukan tugas saya sebenarnya. Tapi tadi sudah saya jelaskan tentang bagaimana pelaksanaan musda, itu saja," kata Andi, Senin (11/4/2022).

Dia mengatakan musda sebenarnya bukanlah tugas Bapilu. Namun dia mengatakan harus tetap memenuhi panggilan KPK.

"(KPK bertanya) Mekanismenya saja, soal mekanisme musda. Apakah Bappilu menyelenggarakan musda atau bidang lain,  Bappilu tidak ada urusan sama musda," ujarnya.

Ditanyakan terkait hubungannya dengan Bupati Penajam Paser Utara Nonaktif Abdul Gafur Mas'ud (AGM), dia mengatakan tak mendapatkan pertanyaan tersebut.

"Pertanyaannya hanya tujuh pertanyaan, itu juga cuma musda saja," ungkapnya. 

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ricuh usai Sidang Bupati Pati Nonaktif Sudewo, Massa Pendukung Adang Mobil Tahanan

57 tahun lalu

Hakim PN Cilacap Dipecat, Diduga Terima Suap Rp15 Juta dari Advokat

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal