Innalillahi, Bayi di Samarinda Meninggal usai Sesak Napas Imbas Asap Karhutla

iNews TV
Orang tua bayi menggendong jenazah sang anak yang meninggal dunia akibat sesak napas imbas paparan asap karhutla di Kota Samarinda. (Foto: iNews TV)

SAMARINDA, iNews.id – Kabut asap imba kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur menelan korban jiwa. Seorang bayi meninggal dunia di rumah sakit setelah mengalami sesak napas berat akibat paparan kabut asap karhutla. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi malang asal Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, tersebut awalnya mengalami gejala keluhan sesak napas. Keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan dan perawatan medis darurat.

Namun, kondisi kesehatan bayi tersebut kian memburuk hingga tim medis harus memindahkannya ke ruang Intensive Care Unit (ICU). 

Meski telah mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter, nyawa bayi tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada hari berikutnya.

Kakek bayi, Sarno menuturkan, pekatnya kabut asap karhutla yang masuk dan menyelimuti kawasan permukiman mereka diduga kuat menjadi pemicu utama memburuknya pernapasan sang cucu.

"Asapnya masuk sampai ke dalam rumah, lingkungan menyelimuti pekat. Cucu saya langsung sesak napas," ujar Sarno di rumah duka, Kamis (15/10/2026). 

Kendati pihak keluarga menduga kuat paparan asap karhutla sebagai pemicu, penyebab pasti kematian bayi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan verifikasi medis resmi dari pihak rumah sakit maupun Dinas Kesehatan setempat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kabut Asap Karhutla Selimuti IKN, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

9 jam lalu

Kecelakaan di Tengah Kabut Asap Palangka Raya, Bocah 9 Tahun Patah Tulang

1 jam lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

1 jam lalu

Bocah 3 Tahun Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Histeris

5 jam lalu

Karhutla di Sampit, Orangutan Diselamatkan Terjebak di Areal Bekas Kebakaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal