Brigpol AS selama ini dikenal baik dan dihormati di lingkungan rumahnya. Tersangka merupakan tokoh agama sekaligus anggota polisi.
“Orangnya baik kepada anak-anak dan sering mengadakan pengajian di rumahnya. Saya kaget saat dengar laporan karena orangnya tidak ada tanda-tanda menyimpang,” ujar Ketua RT setempat Nasrudin.
Menurutnya, pengajian di rumah Brigpol AS telah berjalan kurang lebih satu tahun. Tersangka bahkan dikenal sebagai Qori dan pernah mengikuti lomba mengaji di berbagai ajang. Kini, akibat perbuatan bejatnya, para korban harus menanggung trauma.
“Kondisi para korban saat ini trauma. Bahkan sebelum kasusnya terungkap, ada korban yang sampai berhenti mengaji,” katanya.