PMK Bikin Harga Sapi Meningkat, Untung Pedagang Hewan Kurban Lokal Bertambah

Antara
A

SAMARINDA, iNews.id – Penyakit mulut dan kuku (PMK) di luar daerah membawa pengaruh pada kenaikan harga sapi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini justru membawa berkah bagi pedagang hewan kurban lokal, keuntungan mereka meningkat. 

Salah satu pedagang sapi kurban di Samarinda, Dafi mengatatakan, sebelum ada wabah PMK, biasanya ada pedagang dari luar kota masuk, seperti dari Sulawesi. Seperti  di Jalan  A. Wahab Sjahranie (AWS) ada 7 lapak sekarang hanya tinggal 3 lapak.

“PMK  tidak mempengaruhi jumlah penjualan hewan kurban, bahkan justru mengalami kenaikan omzet,” katanya.

Dijelaskan, wabah PMK tak terjadi di Kaltim. Saat ini Harga sapi kurban mengalami kenaikan antara Rp3.000.000 smapai Rp4.000.000 tiap ekor. Sebelumnya, ia biasa menjual sapi kurban paling murah Rp13.000.000, kini bisa dijual hingga Rp15.000.000 tiap ekor.

Ia mengungkapkan, dulu ia bisa menjual sapi kurban per ekor paling murah dengan harga Rp13 juta, sekarang penjualan paling murah seharga Rp15 juta.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Idul Adha 1447 H, Ditjen Pendis Kemenag Tebar 1.200 Paket Kurban dan Santuni Anak Yatim

57 tahun lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

57 tahun lalu

Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

57 tahun lalu

Cekcok Soal Daging Kurban, Pria di Samarinda Pukul Rekan Kerja dan Bakar Bangunan Proyek

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal