PMK Bikin Harga Sapi Meningkat, Untung Pedagang Hewan Kurban Lokal Bertambah

Antara
A

SAMARINDA, iNews.id – Penyakit mulut dan kuku (PMK) di luar daerah membawa pengaruh pada kenaikan harga sapi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini justru membawa berkah bagi pedagang hewan kurban lokal, keuntungan mereka meningkat. 

Salah satu pedagang sapi kurban di Samarinda, Dafi mengatatakan, sebelum ada wabah PMK, biasanya ada pedagang dari luar kota masuk, seperti dari Sulawesi. Seperti  di Jalan  A. Wahab Sjahranie (AWS) ada 7 lapak sekarang hanya tinggal 3 lapak.

“PMK  tidak mempengaruhi jumlah penjualan hewan kurban, bahkan justru mengalami kenaikan omzet,” katanya.

Dijelaskan, wabah PMK tak terjadi di Kaltim. Saat ini Harga sapi kurban mengalami kenaikan antara Rp3.000.000 smapai Rp4.000.000 tiap ekor. Sebelumnya, ia biasa menjual sapi kurban paling murah Rp13.000.000, kini bisa dijual hingga Rp15.000.000 tiap ekor.

Ia mengungkapkan, dulu ia bisa menjual sapi kurban per ekor paling murah dengan harga Rp13 juta, sekarang penjualan paling murah seharga Rp15 juta.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
13 hari lalu

Cucu Meninggal Sesak Napas Imbas Karhutla, Sang Kakek Minta Warga Samarinda Tak Bakar Lahan

13 hari lalu

Innalillahi, Bayi di Samarinda Meninggal usai Sesak Napas Imbas Asap Karhutla

13 hari lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

13 hari lalu

Bocah 3 Tahun Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Histeris

1 bulan lalu

Oknum Anggota TNI Viral Cekcok dengan Kasatpol PP Samarinda, Ini Kata Dandim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal