Tragis, Gajah Mati Diduga Diracun, BKSDA Temukan Gula Merah sebagai Umpan

Nani Suherni
Tragis, Gajah Mati Diduga Diracun, BKSDA Temukan Gula Merah sebagai Umpan (foto: Dok BKSDA Riau)

PEKANBARU, iNews.id - Gajah liar ditemukan mati diduga diracun di sekitar Kantong Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, Riau. Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BB KSDA) Provinsi Riau akan menginvestigasi penemuan tersebut.

Kepala BB KSDA Riau Gennman Hasibuan mengatakan menggandeng Balai Penegakan Hukum untuk mengusut penemuan gajah mati tersebut. Pihaknya juga telah melakukan nekropsi (bedah bangkai) untuk mengetahui penyebab kematian gajah.

Hal itu dilakukan karena tidak jauh dari lokasi ditemukan satu kantong berisi gula merah yang diduga dijadikan umpan untuk makanan gajah. Biasanya dicampur dengan zat yang mengandung racun.

Dia mengatakan bangkai gajah ditemukan pada Selasa (11/7/2023) sekitar pukul 07.00 WIB oleh karyawan perusahaan. Gajah tersebut diidentifikasi merupakan gajah jantan berusia sekitar 10-12 tahun dengan kondisi gading lengkap dan tidak ada bagian tubuh yang luka atau hilang.

Dia mengatakan lokasi kejadian merupakan salah satu areal klaim atau areal terbangun yang sudah ditanami sawit masyarakat yang berada di dalam areal konsesi Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) di Distrik Nilo, Kabupaten Pelalawan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
20 hari lalu

Pilu! Induk Orangutan Luka Bakar Ditemukan Bersama Bayinya di Tengah Karhutla Kalteng

20 hari lalu

Paus Raksasa 8 Meter Ditemukan Mati di Hutan Bakau Inhil, Beratnya 4 Ton

25 hari lalu

Kecelakaan Maut Mobi Tabrak Truk di Tol Bangkinang Riau, 2 Orang Tewas

1 bulan lalu

Viral Gajah Zidan Dirantai 3 Tahun di Kebun Binatang Bukittinggi, BKSDA Sumbar Buka Suara

1 bulan lalu

Bakar Lahan hingga Perkebunan Ilegal, 4 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Siak Riau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal