Pencarian kemudian diperluas setelah warga menemukan tiga pasang sandal di sekitar bendungan. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa terdapat lebih dari satu anak yang berada di dalam air.
Warga bersama petugas kembali menyisir kawasan bendungan. Upaya pencarian dilakukan dengan membuka pintu air sehingga permukaan air perlahan surut.
Sekitar satu jam setelah korban pertama ditemukan, Dafa Alfarezel berhasil dievakuasi. Tidak lama kemudian, korban ketiga, Khoirul Imam, ditemukan sekitar pukul 13.42 WIB.
Ketiga korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pringsewu untuk menjalani pemeriksaan. Polisi menduga ketiganya meninggal dunia akibat tenggelam.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mengatakan pihaknya masih menyelidiki secara menyeluruh rangkaian kejadian tersebut untuk memastikan penyebab kematian ketiga korban.