86 Ribu UMKM di Lampung Sudah Gunakan QRIS untuk Transaksi Pembayaran

Antara
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto (Foto: Antara)

Fahrizal mengatakan masyarakat di desa harus siap terhadap pembayaran digital melalui QRIS. Untuk itu, akan disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung yaitu 'Smart Village'.

Fahrizal mengatakan pelaku UMKM harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Terlebih saat ini, tengah masa pandemi Covid-19.

Pelaku UMKM harus memahami empat prinsif usaha di masa pandemi. Empat prinsip itu yakni menjaga kebersihan dan keselamatan, menghindari bersentuhan fisik, menghindari kerumunan, dan mobilitas rendah.

"Para pelaku UMKM diharapkan dapat terus menjaga usahanya untuk menerapkan ke empat prinsip tersebut, agar konsumen merasa aman untuk menikmati atau membeli produk/jasa yang diperdagangkan," katanya.

Fahrizal berharap Pemprov Lampung terus bersinergi dengan kabupaten/kota, BI, dan Dekranasda Provinsi Lampung dalam upaya pemberdayaan UMKM. Untuk diketahui, QRIS ini sendiri mulai diimplementasikan oleh BI sejak 1 Januari 2020 dan hingga saat ini pemanfaatannya sudah cukup meluas di masyarakat.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 10 Kecamatan di Tanggamus Diguyur Hujan Abu

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Selimuti Sejumlah Wilayah Pringsewu

6 hari lalu

Partai Perindo Fasilitasi 80 Pelaku UMK Bogor Dapat Sertifikat Halal

30 hari lalu

Nelayan Hilang usai Tabrakan Perahu di Tulang Bawang Lampung Ditemukan Tewas

1 bulan lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pelantikan Pemuda Perindo Banten Fokus Berdayakan UMKM Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal