Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, 5 Pekerja Migran asal Lampung Dipulangkan

Ira Widyanti
Lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan asal Lampung diduga menjadi korban perdagangan orang. Mereka diduga direkrut tak sesuai prosedur. (Dokumentasi Polda Lampung)

Kemudian para PMI tersebut diamankan di KJRI Johor Bahru Malaysia untuk proses pemulangan ke Indonesia.

"Mereka bekerja secara Unprosedural melalui pelabuhan Batam dan Dumai Kepulauan Riau pada Oktober 2022," ungkap Pandra.

Saat ini, kelimanya, dibawa ke Dinas Sosial Prov Lampung selanjutnya dititipkan di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Sementara Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Lampung, terus menyelidik dugaan pidana perdagaan orang tersebut. 

Polda juga mendampingi para korban untuk membuat Laporan Polisi di Polda Lampung setelah selesai dilakukan Assessment oleh Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Kemudian, Polda telah memeriksa lima pekerja tersebut, saksi lainnya, serta lembaga pendidikan dan pelatihan yang memberangkatkan kelima pekerja tersebut.

Selain itu, Polda juga telah memeriksa ahli dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandarlampung, terkait penempatan pekerja di luar negeri, ahli dari Dinas Tenaga Kera (Disnaker) Provinsi Lampung dan Pihak Kantor Imigrasi Kotabumi, dan Lampung Selatan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
16 jam lalu

Gempa Guncang Pesisir Barat Lampung Hari Ini, Cek Magnitudonya!

7 hari lalu

Diinisiasi oleh Golden Tulip Springhill Lampung, Road to 100.000 Mangroves Memasuki Tahun Ketiga dengan 75.000 Mangrove Tertanam

10 hari lalu

Gempa Terkini M3,2 Guncang Tanggamus Lampung, Kedalaman 10 Km

12 hari lalu

DPO Senjata Api Rakitan di Lampung Ditangkap di Bekasi, Akui Curi 100 Motor

12 hari lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal