Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Sempat Tenang sejak 2024

iNews
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali erupsi pada Kamis (2/7/2026). (Foto: Tangkapan layar video)

Berdasarkan data seismograf, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 23 milimeter. Meski tinggi kolom abu masih tergolong rendah, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan karena terdeteksi 20 kali gempa hybrid serta tremor menerus yang mengindikasikan suplai magma masih berlangsung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi mengatakan bahwa aktivitas gunung terus dipantau secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan erupsi.

"Sejak erupsi terakhir Desember 2024 Krakatau itu tenang cuma mulai 18 Juni kemarin ada peningkatan kegempaan dan embusan dari potensinya," ujar Andi.

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus Waspada atau Level II. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau tidak mendekati kawasan gunung dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanis Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Level II Waspada

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi, PVMBG Minta Warga Tidak Beraktivitas dalam Radius 4 Km

57 tahun lalu

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter, Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal