Kemenkes:  Stok Vaksin untuk Lansia dan Petugas Pelayanan Publik Aman

Antara
Vaksin Covid-19 (Sindonews)

Ada pula daerah yang membutuhkan waktu yang relatif lebih panjang dalam proses distribusi. 

"Tapi sejauh ini tidak ada kendala yang berarti untuk proses distribusi," kata Siti Nadia.

Menurut dia, upaya menjaga ketersediaan stok vaksin merupakan hal terpenting untuk dilakukan. Alasannya orang yang sudah mendapatkan dosis pertama harus dipastikan memperoleh dosis kedua sehingga pemerintah harus memastikan ketersediaan vaksin untuk masyarakat.

Siti menambahkan ada selang waktu 14 hari dari pemberian vaksin tahap pertama ke tahap kedua. Sedangkan untuk lansia, ada selang waktu 28 hari dari pemberian vaksin dosis pertama ke tahap kedua.

"Kita melakukan prioritas. Dalam vaksinasi ini ada beberapa prioritas-prioritas yang tentunya kita susun. Misalnya, untuk lansia hanya di ibu kota provinsi. Semua lansia harus dapat. Jadi kita atur proses distribusinya," kata Siti Nadia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
21 hari lalu

Hadapi Lonjakan Kasus Influenza A, Kemenkes Siagakan Labkesda dan Faskes

2 bulan lalu

22 RSUD Naik Kelas Jadi Lebih Modern, Layanan Kesehatan Masyarakat Kian Dekat

9 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

9 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

10 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal