Kisah Korban Perdagangan Orang, Pindah-Pindah Penampungan hingga Ngumpet di Ruang Bawah Tanah

Ira Widyanti
PMI ilegal yang didatangkan dari NTB serta akan diterbangkan ke Dubai. Belakangan diketahui jika mereka korban perdagangan orang (Ira Widyanti/MNC Portal))

"Karena panik, kita dibawa sembunyi oleh teteh. Saya nggak tahu nama aslinya, dibawa ke ruangan bawah tanah," kata NA. 

Usai berhasil lolos dari penggerebekan tersebut, lanjut NA, dia dan korban lainnya diperintahkan untuk berkemas karena akan dibawa ke Lampung. 

Keberangkatan menuju Lampung itu juga dilakukan secara terpisah. Ada yang diangkut menggunakan mobil berisi enam orang.

"Di sebuah SPBU sebelum Pelabuhan Merak, Banten, saya dan korban lainnya dikumpulkan dan diangkut menggunakan bus menuju Lampung," kata NA. 

NA melanjutkan, pengawas yang ikut bersama mereka melarang dia dan para CPMI lainnya untuk turun dari bus selama penyeberangan. 

"Di atas kapal itu kita semua dilarang untuk turun dari bus, tapi kami berontak karena kami ingin buang air kecil," lanjut NA. 

Setelah diperbolehkan turun dari bus, pengawas perempuan itu bahkan ikut masuk ke kamar mandi untuk mengawasi. 

Perjalanan darat itu lalu berakhir di sebuah rumah besar tidak terurus yang belakangan di ketahui milik oknum polisi yang berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung. 

Saat berada di rumah besar itu, tutur NA, salah seorang warga sekitar sempat bertanya apakah mereka rombongan siswa sekolah atau tenaga kerja wanita (TKW). 

"Saat ditanya oleh warga, salah seorang dari kami ada yang jawab TKW," ucap NA.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

5 WNA Inggis Sekeluarga Terseret Arus di Pantai Lombok Barat, 1 Orang Tewas

15 hari lalu

Nelayan Hilang usai Tabrakan Perahu di Tulang Bawang Lampung Ditemukan Tewas

17 hari lalu

Karhutla di Gunung Rinjani, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

20 hari lalu

Gerombolan Bermotor Berulah di Metro Terekam CCTV, Pukuli Pengendara

27 hari lalu

Viral Ibu Hamil Melahirkan dalam Mobil gegara Jalan Rusak, Gubernur Lampung Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal