KM Revel Jaya yang berada tak jauh dari lokasi langsung mendekat untuk memberikan pertolongan. Nelayan lain yang melintas juga ikut membantu proses evakuasi.
“Begitu kami mengetahui kapal Suliwai sudah terguling, kami langsung memanggil kapal lain untuk membantu memberikan pertolongan kepada seluruh awak dan ABK, kemudian dievakuasi ke pinggir,” ujar Kapten Kapal Pandega Syahroni dikutip dari iNews Pringsewu, Selasa (29/9/2026).
Selain mengevakuasi tujuh awak kapal, para nelayan berusaha mencegah KM Suliwai agar tidak langsung tenggelam.
Mereka melemparkan jangkar untuk menahan posisi kapal. Puluhan jeriken juga dikaitkan dan dimanfaatkan sebagai pelampung agar kapal yang sudah terbalik tetap berada di permukaan.
Seorang ABK KM Suliwai, Heli, mengatakan kecelakaan bermula ketika katir kapal terlepas. Setelah itu, badan kapal mulai miring hingga akhirnya terbalik.
Kondisi semakin sulit ketika gelombang menghantam badan kapal. Posisi beberapa ABK yang berada di satu sisi kapal juga disebut memengaruhi keseimbangan kapal.
Meski KM Suliwai terbalik, seluruh awak berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke pinggir perairan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tersebut.