Korban Penyiksaan Ibu Tiri di Bandar Lampung Trauma, Keluarga Berharap Ada Terapi Mental

Andres Afandi
Tangan AM yang melepuh usai dibakar di atas kompor gas oleh ibu tiri di Pesawaran, Lampung. (Foto: iNews/Andres Afandi)

PESAWARAN, iNews.id – Selain luka fisik, bocah yang tangannya dibakar ibu tiri di Pesarawan, Lampung, juga menderita trauma mental. Selain sering terlihat melamun, korban kerap tiba-tiba lari sambil tertawa ataupun menangis tanpa sebab.

AM (10), korban penganiayaan ibu tiri bernama Putri Indah Lestari, kini tinggal bersama bibinya, Rosita di rumah nenek di Desa Talang, Kelurahan Gedung Pakuon, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Menurut sang bibi, pascapenyiksaan itu keponakannya kerap berperilaku aneh.

“Kadang tiba-tiba lari-larian, nangis terus ketawa sendiri,” kata Rosita, Kamis (12/12/2019).

Selain trauma mental, kini AM enggan pulang ke rumah ayahnya. Dia merasa lebih aman tinggal dengan bibi.

Rosita menambahkan, untuk saat ini sekolah AM berhenti dulu hingga tangannya sembuh. Setelah itu, baru daftar sekolah lagi. Sehari-hari, AM lebih suka menghabiskan waktu dengan tidur dan menonton televisi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Selatan Tanggamus Lampung, Cek Kekuatan Magnitudonya!

6 hari lalu

Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 10 Kecamatan di Tanggamus Diguyur Hujan Abu

6 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Selimuti Sejumlah Wilayah Pringsewu

13 hari lalu

Kronologi Anak Tiri Ditemukan Tewas Dianiaya Ayah di Kendal lalu Bunuh Diri

13 hari lalu

Polisi Dalami Motif Ayah Aniaya Anak Tiri hingga Tewas di Kendal lalu Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal