Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883, Ciptakan Gelombang Besar hingga Tsunami

Pandika Adi Putra
Ilustrasi, letusan gunung berapi. (Foto: Antara).

Iklim di dunia juga terganggu akibat letusan Gunung Krakatau. Sebagian dunia gelap akibat debunya menutupi atmosfer. Bahkan, debu sampai ke wilayah Amerika Serikat dan Norwegia.

Wilayah Banten dan Lampung menjadi wilayah terparah yang terdampak letusan Gunung Krakatau 1883. Saat dulu Banten menjadi kota yang memiliki pelabuhan terpenting dan terbesar di Asia Tenggara. 

Sementara Lampung memiliki tanah yang subur seperti Banten, sehingga cocok digunakan sebagai wilayah perkebunan. Berbagai komoditas penting tumbuh di dua wilayah ini. Produk panen unggulan di Lampung adalah Lada.

Setelah sekian abad lamanya, masyarakat yang berada di sekitar wilayah Gunung Krakatau, yaitu Banten dan Lampung sudah bersahabat dengan Krakatau dan Anak Krakatau yang muncul ke permukaan pada 1929.

Dalam jurnal geologi Indonesia, diterangkan bahwa Gunung Krakatau meletus kembali di bawah laut pada 29 Desember 1927 dan terus terjadi sampai 15 Januari 1929. Akibatnya air laut tersembur di pusat kompleks Gunung Api Krakatau.

Sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 terus berlanjut sampai muncul gunung dari dasar laut yang disebut sebagai Gunung Anak Krakatau. Fenomena adanya tumpukkan material vulkanik di samping tiang asap disebut sebagai kelahiran anak Krakatau. 

Itu lah sejarah Letusan Gunung Krakatau 1883 sampai munculnya Gunung Anak Krakatau yang diperkirakan memiliki tingkat bahaya yang sama seperti Induk Krakatau jika meletus.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Muntahan Abu Vulkanis Setinggi 900 Meter

2 bulan lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Abu Tebal Membubung Setinggi 2,5 Km

2 bulan lalu

Gunung Anak Krakatau Meletus, Kolom Abu Hitam Membubung Setinggi 400 Meter

3 bulan lalu

Gunung Anak Krakatau Meletus, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter

4 bulan lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Dahsyat, 2 Bandara Ditutup Imbas Hujan Abu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal