2 Kelompok Warga di Maluku Tengah Nyaris Bentrok, Polisi Halau Massa

Antara
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Raja Arthur Lumongga Simamora. (ANTARA/Polda Maluku)

Saat menghalau massa, aparat keamanan yang bertugas menghalau warga dari arah Wakal melihat Ramis Bakai alias Baret yang merupakan tersangka kasus penganiayaan.

"Baret tampak menembak aparat keamanan menggunakan senjata api organik jenis SS1. Dia juga tampak memegang pistol revolver," katanya.

Ditembak Baret, petugas yang sedang meminta massa dari arah Negeri Wakal untuk mundur langsung melakukan tembakan peringatan ke atas sambil mengejar tersangka hingga kompleks Jambu Manis.

Namun polisi juga diadang ibu-ibu dan terlihat para pemuda membawa senjata tajam serta ada bunyi tembakan dari arah belakang massa.

"Tersangka Baret ini menembak ke arah anggota menggunakan senjata SS1, tapi beruntung anggota tidak ada yang kenal. Tersangka Baret ini merupakan pelaku penganiayaan anggota Polsek di Desa Wakal pada Minggu lalu dan kini sudah berstatus DPO polisi," ucapnya.

Kapolresta mengimbau kepada tersangka untuk segera menyerahkan diri kepada polisi. Sementara untuk pihak keluarga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dapat membantu menyerahkan tersangka kepada pihak kepolisian dan sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

"Kami juga meminta masyarakat agar tidak terprovokasi dari pihak-pihak yang tidak ingin melihat kedamaian di negeri Hitu dan Wakal," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Jombang Diduga Aniaya Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Bongkar Makam

57 tahun lalu

Proyektil Peluru Ditemukan di Kamar Rumah Warga Batam, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap di Pasar Sentral Sarmi, Ini Rekam Jejaknya

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal