Beredar Hoaks Pascagempa Maluku, Tim Gabungan Aktif Beri Penjelasan kepada Warga

Aditya Pratama
Rumah-rumah warga di Kota Ambon, Provinsi Maluku, rata dengan tanah setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 6,5, Kamis (26/9/2019) lalu. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Pascagempa di Ambon, Provinsi Maluku, bermagnitudo 6,5 pada Kamis (26/9/2019), beredar hoaks tentang adanya gempa dan tsunami sehingga warga mengungsi. Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Polri hingga kini terus melakukan pendekatan kepada warga agar tidak terpancing hoaks.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, hingga tadi malam, Selasa (1/10/2019), tim gabungan masih terus mengimbau warga untuk kembali ke rumah mereka. Tim Reaksi Cepat BNPB (TRC) juga menyampaikan bahwa camat, kepala desa, babinsa dan babinkamtibmas di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat telah memberikan penjelasan kepada warga.

“Tim memberikan penjelasan sejak beberapa hari lalu, pascagempa yang terjadi pada Kamis lalu, pukul 06.46 WIB,” kata Agus dalam siaran pers, Rabu (2/10/2019).

Ketika beredar hoaks akan ada gempa dan tsunami dalam waktu dekat, warga memilih mengungsi di dataran lebih tinggi. Saat ini, sebagian warga juga masih percaya hoaks tersebut sehingga ada yang mengungsi ke bukit secara tersebar dan sulit dijangkau personel gabungan.

“Kondisi tersebut justru menyebabkan kualitas kesehatan warga menurun seiring turunnya hujan,” kata Agus.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Pnyebab Gempa 6,8 di Tahuna Sulut

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Getaran Kuat hingga Gorontalo

57 tahun lalu

Update Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 4,4 Guncang Daruba Malut, Titik Pusat di Laut

57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal