LANGGUR, iNews.id - Dua kapal andon (kapal nelayan pencari telur ikan) asal Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) diamankan sementara oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19Maluku Tenggara (Malra) dan perangkat desa/ohoi di wilayah tersebut. Kedua kapal, masing-masing berkapasitas 5 GT dengan jumlah kru 14 warga Buton Selatan diamankan setelah berlabuh di pesisir pantai Ohoi Ohoidertawun, Selasa (16/6/2020).
"Salah satu langkah untuk mencegah masuknya virus itu ke wilayah ini, kami sudah melarang kapal-kapal pencari ikan ataupun telur ikan dari daerah lain turun di daerah ini," kata Bupati Malra M Thaher Hanubun, Selasa (16/6/2020).
Bersama Wakil I Gugus Tugas Dandim 1503 Tual, Letkol Inf Maryo Kristian Noya dan Wakil Gugus Tugas II Kapolres Malra, AKBP Alfaris Pattiwael, Tharer melihat langsung dan bertatap muka dengan para kru kapal andon.
Thaher yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan, pelarangan kapal daerah lain singgah merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Dia menegur langsung kepada 14 kru kapal itu.
"Kehadiran saudara-saudara cukup mengkhawatirkan kami di daerah ini, karena kita semua tidak tahu apakah kalian sehat atau tidak. Apabila kalian terkait dengan Covid-19 dan kontak dengan masyarakat di sini yang akhirnya virus itu masuk di daerah ini, maka itu yang kami tidak mau," kata bupati.