Dugaan Pungli di Rutan Kupang, Kemenkumham NTT Bentuk Tim Investigasi

Apolinaris Lake
Ilustrasi Kemenkumham NTT bentuk tim investigasi dugaan pungli di Rutan Kelas II B Kupang. (ANTARA /Andre Angkawijaya)

Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton menyampaikan, dugaan pungli terungkap dari pengakuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau tahanan saat mereka berkunjung ke Rutan Kelas IIB Kupang, Jumat (7/6/2024).

"Kami berkunjung ke sana dengan maksud untuk mendengarkan informasi dari mereka terkait layanan terhadap tahanan dan warga binaan selama berada di Rutan Kelas II B Kupang," ucapnya.

Darius menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari para tahanan, pungli itu bervariatif mulai Rp2 juta sampai Rp40 juta. Sejumlah tahanan mengaku sudah menyerahkan uang tersebut karena diiming-imingi bisa bebas demi hukum (BDH), namun surat keputusan perpanjangan penahanan tetap dikeluarkan.

"Sehingga uang yang telah diserahkan tidak bisa dikembalikan atau hanya dikembalikan sebagian," kata Darius.

Modus baru tersebut dilakukan dengan rapi dan sangat sistematis melibatkan warga binaan dan diduga pegawai pelayanan tahanan rutan.

Lebih lanjut, Darius menguraikan terdapat beberapa warga binaan yang diduga menjadi kaki tangan dari oknum pegawai tertentu.

Atas peristiwa itu, Darius mengharapkan Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana D Jone dapat memeriksa secara aktif atas dugaan pungli yang terjadi di Rutan Kupang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kapolrestabes Surabaya Murka! Perintahkan Oknum Polisi Pungli Warga Rp1 Juta Didemosi

5 hari lalu

Viral Polisi Diduga Pungli Rp1 Juta, Kapolrestabes Surabaya Minta Maaf Siap Ganti 10 Kali Lipat

7 hari lalu

Viral Pegawai Labrak Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Labuhanbatu, Berujung Laporan Polisi

13 hari lalu

Terjebak Macet 3 Km, Sopir Keluhkan Pungli Perbaikan Jalan di Jalinsum Lampung

28 hari lalu

Tak Terima Dituduh Pungli, Kepala Puskesmas di Labuhanbatu Laporkan Pegawai ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal