Gelombang Tinggi hingga 6 Meter, Aktivitas Pelayaran di Maluku Utara Ditunda

Ismail Sangaji
Pelayaran di perairan Maluku Utara. (Foto: iNews/Ismail Sangaji).

TERNATE, iNews.id - Gelombang tinggi hingga enam meter membuat aktivitas pelayaran di Maluku Utara ditunda sementara. Kebijakan ini untuk mencegah terjadi kecelakaan laut.

Tinggi gelombang mencapai enam meter di Laut Pasifik membuat KSOP Ternate menunda pelayaran. Sejumlah kapal seperti speedboat tidak diizinkan melaut sementara waktu.

"Namun ada beberapa daerah yang memang memiliki ketinggian gelombang rendah. Larangan ini untuk potensi gelombang tinggi," kata Kepala KSOP II Ternate, Agustinus, Minggu (5/12/2021).

Antisipasi ini mengacu imbauan dari BMKG Stasiun Mateorologi Sultan Babullah Ternate. Ada peringatan dini gelombang tinggi dan angin kencang di Maluku Utara, khsusnya peraiaran laut.

Sejumlah kapal dari dan menuju Maluku Utara dilarang melintas karena potensi bencana yang dapat menyebabkan kecelakaan laut.

"Sejak Selasa pekan lalu tidak berlayar dulu karena tinggi gelombang yang membahayakan keselamatan pelayaran," ujar kapten kapal Sofyan Dian.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan Magnitudo 5,8, Warga Diimbau Waspada!

57 tahun lalu

Update Gempa M 5,6 Guncang Pacitan Jatim, Getaran Dirasakan 14 Daerah di Jateng-DIY

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Pnyebab Gempa 6,8 di Tahuna Sulut

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Getaran Kuat hingga Gorontalo

57 tahun lalu

Update Gempa Terkini M 6,8 Guncang Tahuna Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal