Gubernur Maluku Murad Ismail Prediksi PAD Deviden Blok Masela Capai Rp60 Triliun

Antara
Ilustrasi Blok Masela. (Foto: SINDOnews)

AMBON, iNews.id - Pemerintah Pusat telah memutuskan hak partisipasi atau participating interest (PI) untuk Pemprov Maluku dalam pengembangan ladang gas abadi Blok Masela. Pemprov berhak atas PI sebesar 10 persen di Blok Masela.

Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang asalnya dari dividen sesuai dengan skema PI 10 persen Blok Masela diprediksi bakal mencapai Rp60 triliun per tahun.

"Untuk wilayah kerja di Masela pada Oktober 2019 telah resmi disetujui perubahan kontraknya sehingga potensi PAD dari dividen sesuai skema PI 10 persen diprediksi mencapai Rp60 triliun per tahun untuk total porsi kepemilikan sesuai persentase PI," ujar Gubernur Murad Ismail di Ambon, Jumat (26/6/2020).

Penegasan itu dia sampaikan dalam rapat paripurna II masa sidang ke-3 tahun 2020 dalam rangka penyerahan dua raperda usulan pemprov yang berlangsung secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom.

Menurutnya, pemprov akan membentuk BUMD yang akan menerima PI 10 persen pada wilayah kerja migas tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

1 bulan lalu

Apresiasi Prabowo, Welhelm Kurnala Sebut Blok Masela Poros Baru Ekonomi Timur Indonesia

1 bulan lalu

Perkuat PAD dan Efektivitas Belanja, Ini Catatan Partai Perindo terkait APBD Sikka

1 bulan lalu

BKAD Kalteng Genjot Aset Produktif, Kendaraan Dinas Tak Terpakai hingga Properti Siap Hasilkan PAD

5 bulan lalu

Jadwal Buka Puasa Ambon dan Sekitarnya Hari Ini 13 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal