Gunung Ibu Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Tak Beraktivitas Radius 2 Kilometer 

Antara
Gunung Ibu Erupsi (Foto: Dok PVMBG)

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker), serta pelindung mata (kacamata)," kata Axl Roeroe.

Berdasarkan catatan aktivitas vulkanik, Gunung Ibu meletus pertama kali pada Agustus sampai September 1911. Kemudian pada 1998 sampai 1999 yang menghasilkan sumbat lava. Aktivitas vulkanik berikutnya terjadi pada 2001 sampai 2004, berlanjut kembali pada 2019 sampai sekarang. Saat ini, Gunung Ibu masih berstatus waspada Level II.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Semeru Erupsi Luncurkan Awan Panas 4,5 Km, Sopir Truk Pasir Panik Selamatkan Diri

2 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini! Luncurkan Awan Panas 3 Km ke Besuk Kobokan

3 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Sore Ini, Muntahkan Abu Vulkaik 1.000 Meter

3 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran, Meluncur 3 Km ke Besuk Kobokan

6 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi 15 Kali dalam 5 Jam, Warga Pesisir Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal