Menurutnya seluruh kapal Pelni yang sedang berlayar di Maluku sampai di tempat tujuan pada 4 atau 5 Mei 2021 akan langsung berlabuh.
Dia mencontohkan KM Pangrango yang berlayar dari Saumlaki atau dari Banda dan pada 4 Mei 2021 tiba di Ambon maka sudah tidak boleh berlayar lagi.
"Hal ini karena bukan saja Pelni yang setop operasi tetapi semua moda transportasi termasuk pesawat, maupun kereta api," katanya.