AMBON, iNews.id – Listrik di Desa Seith, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku kembali mengalir usai bencana banjir dan longsor. Petugas PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan yang mengalami gangguan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Romantika Dwi Juni Putra mengatakan, hujan deras yang terus mengguyur Pulau Ambon beberapa minggu terakhir, mengakibatkan terjadinya bencana longsor dan banjir. Pascabencana, tim PLN dari PLN UP3 Ambon langsung bergerak ke lokasi guna menginventarisasi kerusakan infrastruktur kelistrikan.
"Hal tersebut guna memetakan proses pemulihan yang akan dilaksanakan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar sistem kelistrikan dapat segera pulih," katanya, Kamis (23/7/2020).
Hingga Kamis (23/7/2020) pukul 14.00 WIT, petugas telah berhasil memperbaiki 14 tiang jaringan distribusi. Total ada 17 tiang jaringan distribusi yang mengalami kerusakan atau roboh akibat banjir dan longsor. Panjang jaringan keseluruhan yang harus diperbaiki mencapai 78,87 kilometer sirkuit (kms).
PLN juga telah berhasil mengoperasikan 51 gardu distribusi dari total 74 gardu distribusi yang mengalami kerusakan. Rusaknya jaringan dan gardu distribusi mengakibatkan lima desa dan tujuh dusun dari Negeri Lima hingga Desa Wakasihu mengalami kondisi padam. Sehingga suplai energi listrik baru bisa disalurkan dari Desa Hitu hingga Desa Seith.