PKL dan Tokoh Agama di Ambon Dukung 8 Polisi yang Merotangi Warga agar Menggunakan Masker

Antara
Ilustrai masker. (Foto: Antara)

"Saya dipukul dengan rotan oleh polisi. Namun, saya tidak pernah merasakan sakit akibat hal itu. Peringatan, polisi itu membuat saya kini selalu memakai masker, karena baik untuk diri sendiri maupun orang lain," katanya.

PKL lain, Arman Slamat (20) menambahkan, tindakan yang dilakukan oleh para polisi itu membuat dia sadar bahaya Covid-19 ini.

"Dari awal kami anggap biasa walaupun tidak memakai masker. Saya tetap berjualan kelapa seperti biasa. Namun, setelah ditegur dan dirotangi, Alhamdulillah sampai saat ini selalu menggunakan masker," ujarnya.

Dia justru heran, karena delapan anggota polisi itu tidak pernah lagi ada di Pasar Mardika untuk menertibkan mereka yang tidak menggunakan masker.

Dukungan serupa datang dari tokoh agama Maluku. Mantan Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Wilayah (PGIW) Maluku, Pdt John Ruhulessin maupun Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo mendukung tindakan anggota polisi menertibkan PKL yang tidak memakai masker.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
22 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Bandung, Sekolah Wajibkan Siswa Pakai Masker

22 hari lalu

Dampak Hujan Abu Vulkanik, Apotek di Bandar Lampung Kehabisan Stok Masker

23 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jabar, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

25 hari lalu

Pria di Purwakarta Bawa Samurai Nekat Palak Polisi Minta Rp100.000 Berakhir Ditangkap

27 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Bukittinggi, Sekolah Wajibkan Siswa dan Guru Gunakan Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal