Rekomendasi Calon Rektor UKIM Tuai Polemik, Wagub Maluku Minta Maaf

Antara
Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno saat berdialog dengan puluhan mahasiswa UKIM Ambon yang melakukan aksi demonstrasi di kantor Gubernur Maluku di Ambon, Selasa (10/8/2021). Foto: Antara/Jimmy Ayal

AMBON, iNews.id - Rekomendasi yang diberikan Gubernur Maluku, Murad Ismail, kepada Josephus Noya untuk menjadi rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon menuai polemik. Wagub Maluku, Barnabas Orno, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan memastikan rekomendasi dibatalkan.

Rekomendasi yang diberikan Murad mengundang reaksi penolakan dari mahasiswa UKIM. Senat mahasiswa UKIM pada Selasa (10/8/2021) turun ke jalan menggelar demonstrasi karena menganggap pemerintah melakukan intervensi pemilihan rektor.

"Rekomendasi yang dikeluarkan Pemprov Maluku bukan karena ingin mengintervensi, rekomendasi ini juga tidak bersifat eksekutorial dan mengikat. Dengan permohonan maaf ini maka rekomendasi tersebut dianggap tidak pernah dikeluarkan," kata Barnabas, Rabu (11/8/2021).

Dia menegaskan, rekomendasi bernomor 424/2364 tertanggal 22 Juni 2021 dikeluarkan karena Josephus Noya yang menjabat Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon datang bertemu Gubernur Murad untuk meminta rekomendasi Pemprov Maluku. Barnabas mengakui rekomendasi tersebut menyalahi statuta UKIM Ambon sebagai lembaga pendidikan swasta yang berada di bawah naungan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM).

"Saya atas nama Pemprov Maluku serta Gubernur Maluku Murad Ismail meminta maaf, karena surat rekomendasi yang dikeluarkan Bapak Gubernur berdampak meresahkan seluruh civitas akademika UKIM Ambon," kata Barnabas.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
8 hari lalu

Dea Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Flexing Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Unggahan

1 bulan lalu

Demo di Jombang, Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

1 bulan lalu

Mahasiswa di Surabaya Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Perbaikan Ekonomi dan Evaluasi MBG

1 bulan lalu

Demo di Makassar Memanas, Polisi Gagalkan Massa Bakar Ban

1 bulan lalu

Demo di Konawe Ricuh, Massa Gunakan Truk Jebol Gerbang Kantor Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal