Wamen PUPR Cek Langsung Kondisi Jembatan yang Putus akibat Banjir di Halut

Antara
Sejumlah infrastruktur rusak akibat banjir di Halmahera Utara. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba menyatakan, Mensos Tri Rismaharini telah memenuhi janjinya menyampaikan ke Kementeria PUPR untuk secepatnya memperbaiki jembatan penghubung kecamatan yang putus. Kondisi ini sangat berdampak pada akses ekonomi dari puluhan ribu jiwa penduduk di Galela.

Pascabanjir, Polda dan Pemprov Malut telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak yang berjumlah 1.537 Kepala Keluarga atau 6.963 jiwa.

Gubernur menyebut, sebagian besar dari 36.000 jiwa penduduk di Galela kini kesulitan karena satu-satunya jembatan penghubung ke kecamatan terputus. Kondisi ini jelas sangat memengaruhi kelancaran akses ekonomi masyarakat.

Banjir di Halut terjadi pascahujan dengan intensitas ringan-lebat yang disertai angin kencang dalam durasi waktu yang lama. Hujan dimulai pukul 16.00 WIT pada 15 sampai 16 Januari 2021.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara, Ini Analisis BMKG

57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal