Wapres: Hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang Gemar Membaca

Binti Mufarida
Wakil Presiden KH Ma"ruf Amin mengingatkan kepala daerah untuk bekerja dengan baik. (Foto Antara).

Jangan sampai, katanya, orang Indonesia karena kurang minat membaca menjadi bangsa seperti peribahasa “tong kosong nyaring bunyinya” atau dapat diartikan banyak omong tapi tidak ada isinya.

“Sementara kita sangat aktif di media sosial. Kalau di media sosial, kita luar biasa nomor 5 di dunia. Anak-anak sekarang handponenya sampai dua. Ini harus kita perbaiki. Jangan sampai kita menjadi bangsa tong kosong nyaring bunyinya,” tegas Ma’ruf.

Ma’ruf meminta agar minat membaca generasi muda Indonesia ditingkatkan. Apalagi, membaca juga katanya bukan hanya perintah negara tetapi perintah agama.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
20 hari lalu

Pakar USU Apresiasi Pemerintah Tangani Korban MBG Karo Dirujuk ke RS Jakarta

21 hari lalu

Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Kondisi Orangutan Terdampak Asap Karhutla

24 hari lalu

Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Wapres Gibran Minta Siswa Tak Masuk Sekolah Sebelum Pulih

25 hari lalu

Wapres Gibran Tinjau Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla Palangka Raya, Siswa Tetap Belajar

28 hari lalu

Pengamat Sebut Kunjungan Wapres Gibran ke Sumut Urai Sumbatan Lintas Kementerian Pascabencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal