Fenomena Pengemis Online di Lombok Tengah, Penghasilan dan Kesehariannya

Ajeng Wirachmi
Pengemis online cukup marak di media sosial. Fenomena ini dinilai sebagian masyarakat cukp meresahkan. (Foto: Istimewa) 

Seorang pengusaha John LBF bahkan meminta Sultan Akhyar untuk menghentikan produksi konten ini. Namun, dia menolak dan justru meminta bayaran sebesar Rp200 juta yang akan dipergunakan untuk kesejahteraan keluarga dan warga di sekitarnya.

Pihak TikTok Indonesia juga prihatin akan adanya konten ini. TikTok terus berusaha menjaga agar tetap menjadi tempat yang aman bagi banyak orang.

Karena itulah, TikTok meminta masyarakat untuk melaporkan konten negatif atau yang dianggap tidak pantas melalui fitur keamanan yang ada di aplikasi.

Sementara itu, Komisi I DPR juga meminta pemerintah untuk memblokir konten viral fenomena pengemis online.

Saat ini, perempuan paruh baya yang menjadi pemeran dalam konten tersebut mendapat bantuan dari pemerintah. Sang nenek juga mendapat bantuan dari Kementerian Sosial melalui Sentra Paramitha Mataram.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Viral Siswa SMP Alexandria School Bekasi Luka Parah Diduga Korban Bullying

8 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Bima NTB

11 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

13 hari lalu

Heboh Flyer Mami Hiburan Malam Berseragam Polwan di Surabaya, 3 Karyawan Diperiksa

17 hari lalu

Sebar Video Asusila Siswi SMP, Pemuda Pelalawan Terancam Hukuman 15 Tahun Bui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal