Jelang MotoGP Mandalika, Polda NTB Siagakan Petugas Anti-Drone di Sirkuit

Edy Gustan
Petugas khusus anti-drone Polda NTB akan ditempatkan di sekitar Sirkuit Pertamina Mandalika menjelang gelaran MotoGP 2024 akhir pekan mendatang. (Foto: iNews/Edy Gustan)

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiagakan petugas khusus untuk menghalau drone di seputar Sirkuit Pertamina Mandalika selama gelaran Pertamina Grand Prix Of Mandalika. Ajang adu balap motor bergengsi ini akan digelar akhir pekan ini.

Wakil Direktur Lalu lintas Polda NTB AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, petugas khusus anti-drone itu ditempatkan di tujuh bukit sekitar Sirkuit Pertamina Mandalika. Selain itu polisi mengimbau masyarakat tidak terkecuali komunitas penggemar drone tidak beraktivitas di seputar Sirkuit Mandalika selama MotoGP berlangsung.

"Kami sudah menempatkan petugas khusus untuk jammer drone yang beraktivitas di seputar Sirkuit Mandalika," ujar Leo Dedi di Sirkuit Mandalika, Jumat (27/9/2024). 

Tidak itu saja, pihaknya juga menempatkan puluhan petugas di tujuh bukit yakni di Bukit Jokowi sebanyak 12 personel. Kemudian Bukit Seger 10 personel, Bukit 360 11 personel, Bukit Tangkep 11 personel, Bukit Petiwung 12 personel, Bukit Pogem 10 personel dan Bukit Bakek Bantal 11 personel. 

Pengamanan juga dilakukan dengan menempatkan personel pada 40 pos keamanan di lingkar Sirkuit Mandalika. Adapun jumlah personel keamanan yang diterjunkan sebanyak 2.738 orang terdiri atas Polri dan TNI. Pengamanan ini dilakukan di sejumlah pintu masuk menuju Pulau Lombok yakni di empat pelabuhan dan bandara Internasional.

Pengamanan berlapis terutama di area VVIP menyusul rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada gelaran puncak MotoGP, Minggu (29/9/2024). 

"Untuk pengamanan VVIP kami akan berkoordinasi dengan TNI dalam hal ini Paspampres," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

5 hari lalu

Polda NTB Turun Tangan Selidiki Dugaan Aborsi Ilegal di Rumah Sakit Mataram

13 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Pemalsuan STNK di Mataram, Tarif Motor Rp750.000 dan Mobil Rp1 Juta

2 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal