Pamhut Tahura Nuraksa di Mataram Bersitegang dengan Kapolsek Narmada

Harikasidi
Pamhut Tahura Nuraksa di Mataram Bersitegang dengan Kapolsek Narmada (Foto: iNews/Harikasidi)

MATARAM, iNews.id - Polisi kehutanan bersama tenaga pengamanan hutan atau Pamhut Tahura Nuraksa, berisitegang dengan Kapolsek Narmada, Mataram. Konflik dipicu karena Kapolsek dan anggota bersenjata masuk kawasan hutan untuk pengawalan purunawirawan polri AKBP BN, tersangka kasus ilegal logging.

Pengawalan ini diklaim tanpa koordinasi dan seizin pihak Tahura Nuraska. Awalnya, Polhut dan Pamhut Tahura Nuraksa memantau adanya kendaraan polisi melintas dan masuk kawasan hutan konservasi. Sesampainya di lokasi Blok Tradisional Rejeng-Rejeng, polhut dan pamhut yang bertemu dengan Kanit Reskrim Polsek Narmada  dan sejumlah anggota polisi.

Mereka mengaku melakukan pencarian pelaku pencurian sepeda motor yang bersembunyi di dalam kawasan hutan konservasi. Tetapi, penjelaskan lain diberikan Kapolsek Narmada, Kompol Nursana.

Dia menjelaskan jika kedatangannya masuk kawasan hutan bersama sejumlah anggotanya untuk melakukan pengawalan terhadap BN. Dalam hal ini BN melaporkan kasus pencurian buah-buahan di kebun miliknya yang sedang berstatus sengketa.

"Kehadiran kita itu untuk menindaklanjuti (kasus pencurian) kita ke TKP sebagai pengembangan," ucapnya Kapolsek Narmada, Kompol Nyoman Nursana.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Pungli Beasiswa KIP di Kampus Mataram Masuk Penyidikan Polda NTB

57 tahun lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur NTB Ricuh, 3 Orang Dilarikan ke RS

57 tahun lalu

Polda NTB Bongkar 3 Kasus Prostitusi di Mataram, 4 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Heboh! Benda Mencurigakan Mirip Torpedo Ditemukan di Perairan Gili Trawangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal