Pamhut Tahura Nuraksa di Mataram Bersitegang dengan Kapolsek Narmada

Harikasidi
Pamhut Tahura Nuraksa di Mataram Bersitegang dengan Kapolsek Narmada (Foto: iNews/Harikasidi)

MATARAM, iNews.id - Polisi kehutanan bersama tenaga pengamanan hutan atau Pamhut Tahura Nuraksa, berisitegang dengan Kapolsek Narmada, Mataram. Konflik dipicu karena Kapolsek dan anggota bersenjata masuk kawasan hutan untuk pengawalan purunawirawan polri AKBP BN, tersangka kasus ilegal logging.

Pengawalan ini diklaim tanpa koordinasi dan seizin pihak Tahura Nuraska. Awalnya, Polhut dan Pamhut Tahura Nuraksa memantau adanya kendaraan polisi melintas dan masuk kawasan hutan konservasi. Sesampainya di lokasi Blok Tradisional Rejeng-Rejeng, polhut dan pamhut yang bertemu dengan Kanit Reskrim Polsek Narmada  dan sejumlah anggota polisi.

Mereka mengaku melakukan pencarian pelaku pencurian sepeda motor yang bersembunyi di dalam kawasan hutan konservasi. Tetapi, penjelaskan lain diberikan Kapolsek Narmada, Kompol Nursana.

Dia menjelaskan jika kedatangannya masuk kawasan hutan bersama sejumlah anggotanya untuk melakukan pengawalan terhadap BN. Dalam hal ini BN melaporkan kasus pencurian buah-buahan di kebun miliknya yang sedang berstatus sengketa.

"Kehadiran kita itu untuk menindaklanjuti (kasus pencurian) kita ke TKP sebagai pengembangan," ucapnya Kapolsek Narmada, Kompol Nyoman Nursana.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 hari lalu

5 Nelayan Sumbawa Barat Ditangkap, Diduga Cari Ikan Pakai Bom Ikan

4 hari lalu

Tangkap Ikan Gunakan Peledak, 5 Warga Lombok Timur Ditangkap Polisi

6 hari lalu

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Gelar Simulasi Operasi Pengamanan

13 hari lalu

WNA Inggris Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Karyawan Hostel di Kuta Mandalika

28 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal