Pengungsi Gempa NTT Bertambah jadi 59.647 Orang, Evakuasi Terkendala Akses Jalan

Binti Mufarida
BNPB mencatat warga mengungsi akibat gempa M7,7 di NTT terus bertambah menyusul masih seringnya gempa susulan. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id – Jumlah pengungsi gempa dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) lalu, terus bertambah. Hingga Rabu (9/8/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 59.647 orang mengungsi. Mereka khawatir dengan keselamatannya karena gempa susulan yang masih terjadi.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, jumlah pengungsi terus diperbarui berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak.

“Tadi berdasarkan pemutakhiran data yang disampaikan oleh diikuti dari BPBD bahwa jadi ini menimbulkan jumlah total pengungsi yang banyak saat ini menurut catatan kami sebanyak 59.647 orang dan yang terbanyak ini ada di Manggarai sebanyak 20 ribu,” ujar dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Dia mengatakan, proses evakuasi dan pendataan warga terdampak masih menghadapi kendala, terutama akses menuju sejumlah desa.

“Selain itu akses ke desa-desa tidak mudah dan perlu waktu untuk menjangkaunya karena memang kondisi yang labil dari kondisi jalan maupun kecilnya jalan tersebut,” ujar Berton.

Menurut Berton, pengungsi menjadi salah satu fokus utama penanganan bencana saat ini. Sebagian warga memilih tidak kembali ke rumah karena khawatir terhadap kondisi bangunan yang rusak dan ancaman gempa susulan.

“Saat ini bahwa pengungsi menjadi salah satu fokus utama kami karena sebagian masyarakat memilih untuk tidak kembali ke rumah terutama karena kondisi bangunan yang rusak dan kekuatiran terhadap gempa susulan,” katanya. 

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan bahwa gempa susulan masih terus terjadi di wilayah NTT. Hingga Rabu (19/8/2026) pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 3.002 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 1,1 hingga 6,2.

“(Update) tanggal 19 Agustus 2026 pukul 14.00, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.002 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 1,1 sampai 6,2,” ujar Nelly.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
50 menit lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai

2 jam lalu

NTT Diguncang 3.055 Gempa Susulan, BMKG Pastikan Tak Ada Gempa Lebih Besar

3 jam lalu

Jalur Logistik Gempa NTT Mulai Dibuka, Bantuan Siap Disalurkan ke Wilayah Terisolasi

4 jam lalu

Bantu Korban Gempa, DPW Perindo NTT Buka Posko Bantuan Terpusat di 7 Kabupaten

21 jam lalu

Bantu Korban Gempa NTT, Koarmada II Kirim KRI dr Soeharso dan Alat Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal