Polda NTB Turun Tangan Selidiki Dugaan Aborsi Ilegal di Rumah Sakit Mataram

Tim iNews
Dirres PPA-PPO Polda NTB Kombes Pol Ni Made Pujewati beri keterangan dugaan aborsi ilegal di salah satu rumah sakit swasta di Mataram. (Foto: dok Polri)

MATARAM, iNews.id - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelidiki dugaan aborsi ilegal yang terjadi di salah satu rumah sakit swasta di Kota Mataram. Penyelidikan dilakukan setelah informasi tersebut mencuat melibatkan seorang dokter berinisial IKS.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda NTB Kombes Pol Ni Made Pujewati membenarkan penyelidikan tersebut. Polisi kini melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak untuk memastikan fakta di balik informasi yang beredar.

“Investigasi dilidik, sudah dilidik,” kata Kombes Pol Pujewati, Senin (7/9/2026).

Polda NTB menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai dugaan praktik aborsi tersebut. Penyelidikan dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh polisi dari pemberitaan media.

“Tidak ada pelaporan ke kami,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, penyidik akan memeriksa keterangan pihak-pihak yang disebut sebagai narasumber dalam pemberitaan. Polisi ingin mengetahui sumber informasi serta kronologi yang melatarbelakangi munculnya dugaan tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 hari lalu

Aborsi Berujung Maut di Polman Sulbar, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

13 hari lalu

Detik-Detik Perempuan di Polman Tewas Diduga Usai Aborsi, Kekasih Ditangkap saat Bungkus Jasad

13 hari lalu

Perempuan di Polman Tewas Diduga Usai Konsumsi Obat Aborsi, Kekasih Ditangkap

18 hari lalu

Oknum Polisi Briptu YG Ditahan Propam Polres Pelalawan usai Diduga Paksa Pacar Aborsi

3 bulan lalu

Anggota Polri di Gowa Laporkan Istri Bertsatus ASN ke Polisi, Diduga terkait Aborsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal