Tragis! Santri di Janapria Lombok Tengah Tewas usai Berkelahi, Polisi Turun Tangan

Ema Widiawati
Ibu santri yang tewas akibat berkelahi di Kabupaten Lombok tengah tampak terpukul. Meski demikian, keluarga ikhlas dengan kejadian tersebut. (Foto: iNews)

Keluarga Ikhlas

Keluarga korban merasa terpukul lantaran menerima informasi korban yang meninggal usai dijenguk keluarga satu jam sebelum kejadian.

“Paginya kan di sana sampai siang, karena penerimaan siswa baru. Tapi setelah beberapa lama pulang tiba-tiba pimpinan pondok datang dan mengatakan dia meninggal,” ungkap Nurhasanah, ibu korban. 

Nurhasanah menceritakan, anaknya masuk pondok pesantren merupakan keinginannya sendiri. “Selama beberapa hari di pondok tidak ada hal yang mencurigkan. Sering saya tanya, gimana di pondok? Ada yang ganggu atau giamana? Tapi dia selalu jawab dia betah dan senang di sana,” ungkapnya.

Keluarga korban menolak untuk autopsi dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. “Dia pergi dulu dalam keadaan sehat, tapi mungkin ini takdir, janjinya. Iya, saya tidak mau autopsi,” ucap Nurhasanah. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Tragedi Perkemahan Ponpes di Sumenep, Santri 15 Tahun Tewas Tenggelam di Bendungan

1 tahun lalu

Geger 3 Santri di Jombang Kabur gegara Utang Layangan, Pesantren Bantah Isu Bullying

23 hari lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

31 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

1 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal